Monograf biasanya lebih fokus; referensi biasanya lebih luas
Secara praktis, monograf cenderung mendalami satu tema atau masalah secara terfokus, sementara buku referensi memberikan cakupan yang lebih luas terhadap suatu bidang/topik. Namun istilah dan pengakuan formal dapat mengikuti pedoman akademik yang berlaku, sehingga penulis perlu memastikan kategori yang dituju sesuai substansi naskah.
Jangan menyalin struktur laporan penelitian
Jika bahan berasal dari penelitian, pembaca buku tidak selalu membutuhkan format “latar belakang–metode–hasil–kesimpulan” secara utuh seperti laporan. Bagian metodologis dapat diringkas bila bukan fokus utama, sementara narasi konsep, interpretasi, implikasi dan konteks dapat diperkuat.
Checklist editorial
- Apakah masalah utama buku dapat dijelaskan dalam satu paragraf?
- Apakah setiap bab berkontribusi terhadap argumen utama?
- Apakah data dan tabel yang digunakan masih relevan?
- Apakah kutipan dan daftar pustaka konsisten?
- Apakah gambar atau instrumen pihak lain memiliki hak penggunaan yang jelas?
- Apakah pembaca dapat memahami buku tanpa membaca laporan penelitian asal?
Metadata akademik harus konsisten
Nama penulis, afiliasi, judul, subjudul, bidang ilmu, sinopsis, kata kunci, ISBN dan penerbit menjadi bagian penting dari discoverability. Di Store INKARA, metadata ini juga membantu mesin pencari dan pembaca menemukan buku berdasarkan penulis, penerbit, ISBN dan topik.