Transformasi Naskah

Mengubah Tesis atau Disertasi Menjadi Buku: Jangan Sekadar Ganti Cover

Tesis dan disertasi dibangun untuk dinilai sebagai karya akademik. Buku dibangun untuk dibaca. Transformasinya memerlukan keputusan editorial, bukan hanya menghapus halaman pengesahan dan menambahkan ISBN.

Kenapa tesis/disertasi terasa berat ketika dibaca sebagai buku?

Laporan akademik memuat komponen yang dibutuhkan untuk pembuktian metodologis dan penilaian: rumusan masalah formal, metode rinci, instrumen, tabel hasil, lampiran dan pembahasan yang mengikuti struktur penelitian. Pembaca buku biasanya membutuhkan konteks, cerita gagasan, penjelasan konsep dan implikasi yang lebih mengalir.

Langkah transformasi yang lebih sehat

01

Tentukan pembaca baru

Mahasiswa, praktisi, akademisi lintas bidang atau publik umum membutuhkan kedalaman bahasa berbeda.

02

Tulis ulang janji buku

Rumusan masalah penelitian tidak harus menjadi struktur utama buku. Tentukan pertanyaan apa yang ingin dijawab untuk pembaca.

03

Rancang ulang bab

Gabungkan atau pecah bab berdasarkan alur gagasan, bukan urutan administratif penelitian.

04

Sederhanakan metode

Pertahankan informasi metodologis yang diperlukan untuk kredibilitas, tetapi jangan membebani pembaca bila detail tertentu hanya relevan untuk penguji.

05

Perbarui konteks

Jika penelitian sudah beberapa tahun, perbarui data, regulasi, teknologi atau literatur yang berubah.

Perhatikan publikasi sebelumnya dan hak materi

Bagian tesis/disertasi mungkin sudah diterbitkan sebagai artikel atau memuat gambar, instrumen, dataset dan materi pihak lain. Penulis perlu memeriksa hak, lisensi dan ketentuan penerbit sebelumnya sebelum menggunakan ulang materi.

Judul buku tidak harus sama dengan judul tesis

Judul akademik sering sangat panjang dan spesifik. Judul buku dapat dibuat lebih komunikatif sepanjang tidak menyesatkan isi. Subjudul dapat menjaga konteks ilmiah tanpa membuat cover sulit dibaca.

Tujuan transformasiHasil akhirnya harus terasa seperti buku yang memang dirancang untuk pembaca, bukan file tesis yang kebetulan dicetak.
Pertanyaan Umum

Pertanyaan yang sering diajukan

Apakah tesis bisa langsung diberi ISBN?

Bahan tesis dapat diterbitkan sebagai buku jika diolah sesuai kebutuhan penerbitan dan memenuhi ketentuan. ISBN sendiri bukan proses transformasi editorial.

Apakah semua tabel penelitian harus dimasukkan?

Tidak. Pilih tabel yang membantu argumen dan pemahaman pembaca. Data yang terlalu rinci dapat diringkas atau ditempatkan sebagai lampiran bila relevan.

Apakah judul buku boleh berbeda dari tesis?

Boleh, selama tetap merepresentasikan isi secara jujur dan tidak menimbulkan klaim yang menyesatkan.

Naskah sudah ada? Saatnya dipetakan untuk terbit.

Konsultasikan jenis buku, kesiapan naskah, layanan, biaya dan target penerbitan bersama INKARA.

Konsultasi via WhatsApp