Kenapa tesis/disertasi terasa berat ketika dibaca sebagai buku?
Laporan akademik memuat komponen yang dibutuhkan untuk pembuktian metodologis dan penilaian: rumusan masalah formal, metode rinci, instrumen, tabel hasil, lampiran dan pembahasan yang mengikuti struktur penelitian. Pembaca buku biasanya membutuhkan konteks, cerita gagasan, penjelasan konsep dan implikasi yang lebih mengalir.
Langkah transformasi yang lebih sehat
Tentukan pembaca baru
Mahasiswa, praktisi, akademisi lintas bidang atau publik umum membutuhkan kedalaman bahasa berbeda.
Tulis ulang janji buku
Rumusan masalah penelitian tidak harus menjadi struktur utama buku. Tentukan pertanyaan apa yang ingin dijawab untuk pembaca.
Rancang ulang bab
Gabungkan atau pecah bab berdasarkan alur gagasan, bukan urutan administratif penelitian.
Sederhanakan metode
Pertahankan informasi metodologis yang diperlukan untuk kredibilitas, tetapi jangan membebani pembaca bila detail tertentu hanya relevan untuk penguji.
Perbarui konteks
Jika penelitian sudah beberapa tahun, perbarui data, regulasi, teknologi atau literatur yang berubah.
Perhatikan publikasi sebelumnya dan hak materi
Bagian tesis/disertasi mungkin sudah diterbitkan sebagai artikel atau memuat gambar, instrumen, dataset dan materi pihak lain. Penulis perlu memeriksa hak, lisensi dan ketentuan penerbit sebelumnya sebelum menggunakan ulang materi.
Judul buku tidak harus sama dengan judul tesis
Judul akademik sering sangat panjang dan spesifik. Judul buku dapat dibuat lebih komunikatif sepanjang tidak menyesatkan isi. Subjudul dapat menjaga konteks ilmiah tanpa membuat cover sulit dibaca.